Headlines News :

sponsor

Topics :
Powered by Blogger.
Menu :

TRANSLATE

Showing posts with label pakistan. Show all posts
Showing posts with label pakistan. Show all posts

Topan Aneh Landa Pakistan, 45 Orang Tewas

Topan Aneh Landa Pakistan, 45 Orang Tewas

SIB/AFP Photo
Warga mengiringi pemakaman sejumlah jenazah korban terjangan topan di Peshawar, Pakistan, Senin (27/4). Sedikitnya 45 orang tewas akibat topan langka yang jarang terjadi di wilayah Pakistan.


Peshawar (SIB)- Topan aneh melanda Pakistan dan menewaskan 45 orang serta melukai lebih dari 200 orang lainnya. Topan ini menyebabkan atap-atap bangunan terbang dan menumbangkan pohon-pohon serta tiang-tiang listrik. Juru bicara militer Pakistan mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (27/4), tim-tim militer tengah dalam perjalanan menuju wilayah Peshawar untuk membantu upaya penyelamatan warga.


Topan ini merupakan fenomena langka dan aneh di wilayah tersebut. Sebabnya, selama ini belum pernah terjadi topan sedahsyat ini di wilayah tersebut. "Kami belum pernah mengalami badai yang demikian merusak dengan angin seperti ini di wilayah ini sebelumnya," ujar Mushtaq Shah, dirjen Kantor Meteorologi di Peshawar. "Kecepatannya di tempat terbuka lebih dari 120 kilometer per jam dan itulah yang menyebabkan kehancuran berskala sedemikian besar. Ini benar-benar fenomena baru di wilayah ini," imbuhnya.


Angin kencang yang disertai dengan hujan deras dan kilat pada Minggu, 26 April waktu setempat ini, telah mengganggu pasokan listrik dan layanan telekomunikasi. Topan ini juga merusak infrastruktur dan hasil panen warga. Saat ini rumah sakit utama di Pakistan, Lady Reading Hospital dipenuhi oleh para korban yang terluka usai topan ini.


Para korban luka kini memenuhi rumah sakit Lady Reading yang merupakan layanan kesehatan utama di kota Peshawar. Menyusul bencana tersebut, militer Pakistan terpaksa membatalkan dua penerbangan ke Nepal untuk mengirim bantuan korban gempa karena cuaca yang tidak mendukung.


Tim pertolongan menyatakan korban tewas dikhawatirkan bertambah dan korban tewas serta cedera masih dikeluarkan dari bawah reruntuhan bangunan yang ambruk. Kantor meteorologi telah meramalkan hujan lebat yang disertai angin kecang masih mengguyur provinsi itu dalam 24 jam ke depan. (Rtr/dtc/Ant/q)


Sumber Berita : hariansib.co















 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kumpulan berita bencana geologi dan fenomena alam - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger